Kegilaan cinta


Oh...hati yang tak pernah berhenti mencari. Kau jadikan apa lagi aku ini?

Kau tiupkan lagi sepericik rasa cinta, membuatku mengoreksi lagi definisi tentang hidup.
Bergetar hati ini rasanya, tak pernah lagi mau berhenti berkata. Bahkan aku tak lagi malu pada bulan, bintang dan matahari. Jikapun lidah ini mampu kan ku bisikkan ke setiap telinga getar rasa yang ada dijiwa.


Hati, kembali memaki kenapa sang waktu begitu cepat berlalu. Kenapa tak kau biarkan aku lama bersua dengan dia? Dia yang sedang hadir di setiap mimpiku. Dia yang ingin selalu ku sebut namanya dalam setiap kata, ku tatap dalam setiap pandangan mata, ku cium harum rambutnya.

Mengapa bisa? Dia adalah bintang di langit yang tertata rapi mempunyai orbit dan tujuan, kini bercokol kuat di dalam hatiku. Begitu terang, entah siang, entah malam, karna dia selalu jadi bintang hatiku.

Apakah mungkin bintang itu kan terus benderang? Ataukan meredup seiring berlalunya waktu.

Dan bayu, deru ombak, bisik pasir, akankah kalian tau apa gerangan rasa ini?
Jika ini sebuah cinta pantaskah aku untuknya

Dan bayu yang menggelitik ombak ditengah temaram sinar bulan, akankah kau tau?
Wajahnya, suaranya, geraknya, aromanya, selalu menyesakkan jiwa.

Dan bumi, langit, matahari dan bulan. Apakah engkau mengerti?
Jika ini hanya sebuah persahabatan, mungkinkah aku ikhlas akan akhirnya?

Kini biarkan aku tertidur bersama sejuta mimpi,
Kembali bersua dengan bayangnya, yang telah hadir dalam setiap tetes darah ini.
Kan ku tunggu hingga aku tau kau terlelap bersama ku disini



1 komentar:

Anonim mengatakan...

Jika bisa kutinggalkan hati ini kan ku biarkan dirimu membawanya terbang hingga kau tak lagi merinduku karna hati ku slalu bersamamu.....

Dalem banget sihhhh!@!!!